Senin, 23 Maret 2015

Dulu Rumput, Sekarang Jengkrik dan Keong



           KECEMASAN demi kecemasan tiada henti. Dulu yang dicemaskan adalah rumput atau istilah kerennya disebut dengan gulma, sekarang muncul masalah baru yaitu keong dan jengkrik.

Rumput disamping menggangu padi, karena terjadi rebutan makanan. Sawah yang ditumbuhi rumput juga tidak enak dipandang mata. Itu menjadi masalah dan membuat hati petani jadi cemas.

Bukan cuma saya. Sudah tiga orang petani yang mencurhatkan itu kepada penulis. Antara lain Butet, Yuhelmi dan Ainidar.

Jika sawah digenangi air, yang jadi masalah adalah sejenis Keong atau siput yang hidup didalam air sawah. Akar maupun batang padi yang baru ditanam ludes diembatnya. 

Sementara itu, kalau sawahnya kering alias tidak digenangi air, yang jadi kendala, atau musuh, diduga adalah hewan sejenis jengkrik, disini namanya Suok-suok. Tanaman padi menguning lalu mati, karena urat atau akar padi yang di dalam tanah itu habis dimakannya.  

Meskipun demikian, kami atau kita sebagai petani, pantang untuk berputus asa. Kita senantiasa berdoa pada yang kuasa, agar diberi hasil panen melimpah, semoga hendaknya setelah panen kita tidak membeli beras untuk dimakan.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar